Feeds:
Tulisan
Komentar

Stuck

Berasa stuck..

Ga tau mesti gimana lagi..

Mesti melangkah ke mana lagi..

Detik-Detik Penantian..

Tak terasa.. Waktu bergerak begitu cepat..

Tak terasa.. Waktuku hampir tiba..

Detik-detik menuju vonis (lagi)..

Apakah hasilya bisa lebih baik?? Ato justru lebih buruk??

Kurang 1 bulan lagi…

Miss U so much..

If I Ain’t Got You
Some people live for the fortune
Some people live just for the fame
Some people live for the power yeah
Some people live just to play the game
Some people think that the physical things
Define what’s within
I’ve been there before
But that life’s a bore
So full of the superficial

Some people want it all
But I don’t want nothing at all
If it ain’t you baby
If I ain’t got you baby
Some people want diamond rings
Some just want everything
But everything means nothing
If I ain’t got you

Some people search for a fountain
Promises forever young
Some people need three dozen roses
And that’s the only way to prove you love them

Hand me the world on a silver platter
And wondering what it means
No one to share, no one who truly cares for me

Some people want it all
But I don’t want nothing at all
If it ain’t you baby
If I ain’t got you baby
Some people want diamond rings
Some just want everything
But everything means nothing
If I ain’t got you

Some people want it all
But I don’t want nothing at all
If it ain’t you baby
If I ain’t got you baby
Some people want diamond rings
Some just want everything
But everything means nothing
If I ain’t got you

If I ain’t got you with me baby
Nothing in this whole wide world don’t mean a thing
If I ain’t got you with me baby

by : Alicia Keys

*i miss U so much,babe.. Do U hear this song?? that tell about my heart now.. something that so difficult to tell U*

Hahaha.. sok inggris banget ya? Yang kurang lebih artinya, makasih banget buat kemajuan teknologi di indonesia saat ini. Terutama dalam bidang telekomunikasi dan elektronik (atau biasa disebut e-technology) yang ada sekarang ini. Karena berkat kemajuan teknologi ini, saya bisa bertemu dengan para sahabat, kerabat, dan teman-teman lama (jaman saya SD) di dunia maya, walaupun saya jauh dari mereka dan tidak bertemu muka bertahun-tahun lamanya. Misalnya saja, seperti Friendster, Facebook, E-mail, YahooMessenger (YM), Meebo, dsb. Atau dunia blogger yang memudahkan saya untuk curhat, share, bila saya sedang merasa stuck atau merasa nyesek, seperti, Blogspot, WordPress, dsb.

Seperti yang saya alami beberapa waktu lalu. Entah mengapa saya teringat dengan teman-teman semasa SD dulu. Walaupun SD saya masih sangat dekat dengan rumah saya. dan teman-teman saya juga masih tinggal di satu kota dan satu daerah yang sama dengan saya. tapi, ternyata tidak bisa membuat kami bisa bertemu dengan mudah. Bahkan kami tidak bisa bertemu hingga bertahun-tahun lamanya karena padatnya aktivitas kami.

Hingga akhirnya saya mencari keberadaan teman-teman saya lewat Friendster. Dan ‘pencarian’ saya ternyata membuahkan hasil. Saya dengan beberapa teman-teman SD hingga SMP mulai bisa berkomunikasi lagi. Seru-seruan lagi. Walaupun masih terbatas lewat Friendster. Bahkan, ada seorang teman saya yang dulu satu geng dengan saya (jaman dulu saya juga kenal dengan geng :D ).

Awalnya malah dia sempat tidak mengenal saya. karena saya lebih cantik dari dulu kali ya?hahaha..

Bahkan hingga akhirnya dia bercerita tentang saya kepada ibundanya(karena dia begitu dekat dengan ibundanya), dan ajaibnya sang ibunda masih ingat sekali dengan saya! Saya sampai takjub. Begitu pula dengan sahabat saya yang lain sewaktu SD, bernama Iftika (panggilan rumahnya, Ika), yang sekarang dipanggil Chika oleh teman-teman di kampusnya.

Saya bertanya kepada ibunda saya tentang mereka. begitu pun, ibunda saya masih sangat mengingat mereka. Rumah sahabat-sahabat saya tersebut, bagaimana rupa mereka, semua masih diingat dengan jelas oleh ibunda.

Sekarang saya jadi keranjingan ‘berburu’ sahabat-sahabat lama saya. jadi ketagihan ingin mengetahui keberadaan dan kabar mereka, yang syukur alhamdulillah mereka masih mau mengenal, mengingat dan berkomunikasi dengan saya.

Jadi teringat dengan kata-kata seorang filsuf China, “engkau bisa mencari 1000 musuh dengan mudah dalam 1 hari. Namun begitu sulitnya engkau mencari 1 orang sahabat dalam sehari”..

Susahnya…….

Ternyata susah banget ya jadi orang netral. Beberapa hari lalu saya sempat bermasalah dengan orang-orang terdekat saya. Orang-orang yang saya sayangi. Saya berusaha keras agar tidak memihak siapapun.

Mungkin masalah sebenarnya adalah misscommunication (ato lebih populer di sebut miskom) antara orang-orang terdekat saya. saya berusaha untuk tidak memihak si A maupun si B atau si C.

Tapi pada akhirnya tetap saja sulit sekali bagi saya untuk memutuskan jalan keluar yang terbaik. Pada akhirnya saya malah semakin pusing dengan masing-masing pihak yang (tentu saja) ingin dibenarkan. Sampai akhirnya, saya meminta bantuan pihak ke-3. sahabat saya yang berada di luar permasalahan tersebut. 1 orang sahabat laki-laki dan 1 orang sahabat wanita.

Mengapa? Karena saya ingin mengetahui masing-masing pendapat mereka dilihat dari sudut pandang yang berbeda dan ingin mengetahui benang merah dari permasalahan saya.

Akhirnya, setelah saya mengalami pergolakan batin,saya mulai sedikit bisa berpikir tenang dan bisa pelan-pelan menyelesaikan permasalahan agar 3 pihak yang sedang berseteru tidak semakin meruncing dan menjadi saling benci.

Dan sekali lagi.. berusaha menyelesaikan sebagai pihak yang netral, walaupun itu sulit untuk saya. Ya..ya.. semoga saja mereka mau mengerti keputusan saya. Karena saya tidak bisa memutuskan pihak mana yang paling saya sayangi. Karena semuanya saya sayangi.

Semoga saja mereka bisa mengerti…

Happy Nu Year 2009

Yup. Walaupun telat.. Saya mengucapkan Selamat Tahun Baru 2009 untuk semuanya.
Semoga kita bisa mengawali tahun dan hari yang baru ini dengan semangat yang baru dan semoga semuanya bisa lebih baik dari tahun lalu..

Amien..

*buat teman, sahabat,kerabat.. maaf ya kalo ada sms yang lupa blm saya balas. biz banyak banget yang sms siih. ampe bingung, jadinya :D

Perkenalan yang aneh…

dia : lagi nunggu kuliah ya dek?
gua : ga,mbak. tadi malah habis kuliah kok. mbaknya?
dia : itu.. nungguin temen.. lama banget.. Adeknya jurusan apa? (masih juga ngotot manggil dek?)
gua : akuntansi, mbaknya? aslinya mana, mbak?(ngejawab dan mulai bete)
dia : sama. saya kendal. murni atau pendidikan? lha adeknya asli mana? (ngotot banget siih, manggil adek terus?? :P )
gua : murni. saya rumahnya di semarang kok. Mbaknya murni ato pendidikan? semester berapa,mbak? (pertanyaan yang memancing)
dia : pendidikan. semester 5. kamu? (nah lo! pancingan gua kena! biar tau rasa dia, udah manggil gua adek :P )
gua : saya semester 7 (ngejawab dengan susah payah nahan ketawa dengan tampang sok polos)

yup. kalo ga mo dibilang, “Adek Kelas yang Aneh..”.. ntar dikira gua senioritas banget. bete juga awalnya. kalo ga tau gua lebih tua ato lebih muda dari dia kan dia bisa panggil gua “mbak” aja. dan naluri preman gua langsung keluar deeh. gua kerjain aja, sekalian. Dan, reaksinya dia setelah tau kalo gua seniornya dia.. Dia langsung berubah kaget. agak pucat. mungkin tepatnya malu. Karena sepanjang obrolan, dia manggil gua “dek” dengan tanpa dosanya. Gwahahahaha…. Sebenarnya pengen ngakak. Tapi, ngeliat tampangnya jadi ga tega juga. Apalagi, dia juga jadi salting. Kayak mahasiswa yang ketauan nyontek ma dosen killer. Dan ga berapa lama, temannya datang. Tapi, untuk yang terakhir, dia bilang, “duluan ya, mbak..”

hehe.. geli ga siih?? :D

Kau datang mengganggu mimpiku
Kau datang lagi merusak hariku
Telah ku katakan aku sudah bersama yang lain
Telah ku katakan tolong berhentilah mengusikku

Kemana saja kamu saat hatiku hanyalah untukmu
Kau sia-siakan cintaku begitu saja
Sudahlah lupakan aku
Yang tlah kecewa bersamamu
Cari saja yang lain yang bisa kau sakiti
Dan pergilah kau jauh dariku

(anggie-kemana aja kamu)

*kenapa dateng lagi saat aku mulai ngebuka hati buat cowok lain siih? dulu kemana aja???
pliiis.. leave me with my new life..

Obrolan yang Aneh…

Kemarin, pada suatu Senin yang lumayan ramai. Saat saya tengah duduk sendiri (bukan karena ga punya temen looh!), karena suatu hal yang membuat hobby saya kambuh lagi. Selalu ingin menyendiri saat ada masalah. Saat sedang asik-asiknya memperhatikan lalu lalang mahasiswa di sekitar kampus saya, duduklah seorang mahasiswa di samping saya. tadinya karena kemalasan saya dalam bersosialisasi lagi kambuh juga, saya enggan menyapa dia. Pikir saya, pastilah dia tengah menunggu temannya atau menunggu perkuliahan selanjutnya di ruang kelas di belakang tempat saya duduk. Tapi, tiba-tiba dia yang menyapa saya terlebih dulu. Sebetulnya ini bukan barang yang bagi saya. Saling sapa walaupun tidak kenal. Tapi yang membuat saya terhenyak (bukannya terpesona atau syok), dia memanggil saya, “dik”.. Ha?? Ga salah denger niih? Padahal, kalau dilihat dari perawakannya (yang walaupun lebih pintar bermake-up daripada saya), dia terlihat seperti junior saya. Angkatan di bawah saya. Dan yang membuat saya bengong, saya kan terlihat lebih tua dari umur saya. Paling tidak, banyak yang bilang seperti itu. Dan saya sendiri tidak pernah atau jarang sekali menggunakan kata-kata “dik” kepada seseorang yang baru saya kenal. Walaupun saya tau, dia lebih muda di bawah saya, saya pasti memanggilnya “mas” atau “mbak” sebagai suatu penghormatan. Segeralah mulai perbincangan yang lumayan garing (keripik kalee!)..
dia : lagi nunggu kuliah ya dik? saya terdiam beberapa saat (tepatnya bengong)…
saya : ga,mbak. tadi malah habis kuliah kok. mbaknya?
dia : itu.. nungguin temen.. lama banget.. Adiknya jurusan apa? (masih juga ngotot manggil dik)
saya : akuntansi, mbaknya? aslinya mana, mbak?(ngejawab dan mulai bete)
dia : sama. saya kendal. murni atau pendidikan? lha adiknya asli mana? (ngotot banget siih, manggil adek terus?? :P )
saya : murni. saya rumahnya di semarang kok. Mbaknya murni ato pendidikan? semester berapa,mbak? (pertanyaan yang memancing)
dia : pendidikan. semester 5. kamu? (nah lo! pancingan gua kena! biar tau rasa dia, udah manggil gua adek :P )
saya : saya semester 7 (ngejawab dengan susah payah nahan ketawa dengan tampang sok polos)

Dan tau, reaksinya dia? Dia langsung berubah kaget. agak pucat. mungkin tepatnya malu. Karena sepanjang obrolan, dia memanggil saya “dik” dengan tanpa dosanya. Gwahahahaha…. Sebenarnya pengen ngakak. Tapi, ngeliat tampangnya jadi ga tega juga. Apalagi, dia juga jadi salting. Kayak mahasiswa yang ketauan nyontek ma dosen killer. Dan ga berapa lama, temannya datang. Tapi, untuk yang terkahir, dia bilang, “duluan ya, mbak..”

Hmm.. ga ada ucapan minta maaf. ya sudahlah.. Yang penting saya sudah puas mengerjai dia,hehe.. Maap ya mbak, eh dek.. Kemarin udah aku kerjain :D

*awan saat itu..

Jangan Kau Lepas

Peluklah diriku dan jangan kau lepaskanku
dan jangan kau lepaskanku darimu

Ku takkan pernah tertawa
Ku takkan pernah bahagia
Ku takkan pernah merasakannya
Bila kau tak di sini
Ku takkan pernah tertawa
Ku takkan pernah sempurna
Ku takkan pernah merasakanmu
Bila kau tak di sini
oh..

Izinkan aku berlutut mengharap kau tuk kembali
Izinkan aku berharap dirimu kembali
Dan kembali
Dan kembali lagi

Peluklah diriku dan jangan kau lepaskanku
dan jangan kau lepaskanku darimu
Peluklah diriku dan jangan kau lepaskanku
dan jangan kau lepaskanku darimu

Ku takkan pernah tertawa
Ku takkan pernah bahagia
Ku takkan pernah merasakannya
Bila kau tak di sini
Ku takkan pernah tertawa
Ku takkan pernah sempurna
Ku takkan pernah merasakanmu
Bila kau tak di sini
oh..

Izinkan aku berlutut mengharap kau tuk kembali
Izinkan aku berharap dirimu kembali
Dan kembali
Dan kembali lagi

[Reff:]
Peluklah diriku dan jangan kau lepaskanku
dan jangan kau lepaskanku darimu


(Alexa-Jangan Kau Lepas)

aduduh.. tadi pagi denger lagu ini jadi semakin nusuk rasanya. karena lirik-liriknya “gua banget!”
pengen ngomong gini ke dia. tanpa harus ngomong langsung. kirim pesan lewat FS ato FB? udah. dan ga ada respon balik. masa’ harus request by radio (phrambors/female biar bisa sampe ke dia yang “di negeri lain”)? emang masih musim ya? duh,sedih jadinya. jadi holiday kelabu…

Anggie – Kemana Aja Kamu

Kau datang mengganggu mimpiku
Kau datang lagi merusak hariku
Telah ku katakan aku sudah bersama yang lain
Telah ku katakan tolong berhentilah mengusikku

Kemana saja kamu saat hatiku hanyalah untukmu
Kau sia-siakan cintaku begitu saja
Sudahlah lupakan aku
Yang tlah kecewa bersamamu
Cari saja yang lain yang bisa kau sakiti
Dan pergilah kau jauh dariku

*pliiis.. leave me with my new life..

Tulisan Sebelumnya »